BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kebayoran Baru meresmikan gerai SDSI Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Nasional), di lantai 6 gedung Pusat Mode Tanah Abang (PMTA), Senin (26/8/2019).

Melalui sistem keagenan Perisai di lokasi itu, BPJS Ketenagakerjaan berupaya untuk memperluas cakupan kepesertaan dan pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di kawasan Tanah Abang.

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta Hafiz Achmad saat meresmikan gerai itu mengungkapkan, kawasan Tanah Abang memiliki potensi cukup besar dalam hal jumlah pekerja.

“Ada ratusan ribu tenaga kerja yang berakifitas di sini. Ada yang sudah masuk jadi peserta, tapi masih banyak yang belum bergabung. Jadi, keberadaan Gerai Perisai di sini saya kira cukup tepat dan efektif,” ujarnya

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Kebayoran Baru, Aland Lucy Patitty mengungkapkan, agen Perisai tidak hanya sebagai upaya untuk memperluas kepesertaan.

Tetapi, tidak kalah penting, program itu bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja baru.

“Sebelum dipilih menjadi agen, kami melakukan pelatihan kemudian diuji. Sehingga mereka memiliki kompetensi dan kemampuan untuk merekrut peserta baru termasuk mengelola keanggotaan,” ungkapnya.

Program ini, kata dia, menjadi lapangan pekerjaan baru lantaran setiap agen mendapat insentif sebesar ‎7,5 persen untuk setiap pembayaran iuran dan Rp 500 ribu jika dapat merekrut 50 anggota setiap bulan.

“Kami harap Perisai ini dapat menjadi katalis utama untuk meningkatkan cakupan kepesertaan pekerja BPU dan UMKM khususnya para pekerja di kawasan Tanah Abang ini,” harap Lucy.

Selain pembukaan kantor SDSI Perisai BPJS Ketenagakerjaan, dalam kegiatan yang dihadiri Hamdan Zoelva selaku Ketua Dewan Pengawas Organisasi SDSI tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan GN Lingkaran dari PT Indo Premier Investment Management.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Agus Himawan

sumber: tribunnews.com