Hamdan Zoelva bertemu Rektor Ankara Yildin Beyazit University

Hamdan Zoelva ketemu Rektor Ankara Yildin Beyazit University.

Menjelang sore rabu kemarin 9 Oktober 2019, rombongan Lembaga Wakaf Syarikat Islam menuju sebuah kampus yang merupakan salah satu Universitas terkemuka di Ankara yakni Yildin Beyazit University.

Rombongan Syarikat Islam dipimpin oleh DR Hamdan Zoelva dan disambut Rektor Prof., DR. Ibrahim Aydinli didampingi Pemantu Rektor I, Dekan Fakultas Illahiyet (Teologi), dan pejabat lainnya.

Pertemuan yang berlangsung lebih kurang 1 jam itu melahirkan beberapa kesepahaman antara kedua belah pihak untuk ditindaklanjuti diantaranya : pertama ; pertukaran mahasiswa dan dosen ( exchange student and lecture), kedua ; program penelitian dan publikasi.

Disamping itu rektor Yildirin Beyazit University juga menjelaskan tentang biaya kuliah di kampus tersebut. Dimana biaya kuliah di kampus tersebut terbagi dalam dua besar sesuai disiplin Eksakta dan Sosial.

Uang kuliahnya ilmu sosial berada pada range 4000-5000 Us$/tahun, sedangkan eksakta bisa mencapai 60.000 Us$/tahun misalnya pada fakultas kedokteran.

Walaupun kelihatan mahal akan tetapi Mahasiswa Indonesia yg bersekolah di Yildin Belyazid saat ini dari informasi yang kami dapatkan itu berjumlah 16 orang dalam berbagai fakultas, salah satunya bernama Muhammad Furqan di Fakultas Illahiyet.

Selain tentang kuliah dan uang kuliah rektor juga menjelaskan tentang pengembangan pembangunan Universitas yang memiliki luasan areal kampus sekitar 2000ha.
Sungguh menakjubkan melihat maket dari desain perencanaan dan biaya yang akan dikeluarkan dalam mewujudkan hal tersebut.
Karena disamping kampus bagian timur ada salah satu lokasi yg akan dibangun seluruh sarana olah raga dengan standar international (olimpiade).

Pak Hamdan dalam sambutannya berharap bahwa Syarikat Islam Insya Allah dapat bekerjasama dengan Universitas Beyanit kedepan tentu dengan saling menguntungkan kedua belah pihak, karena Syarikat Islam juga memiliki 4 universitas yang masing2 terdapat di Makasar, Jogyakarta, Palopo dan Solo. Mudah2an ini bisa dilaksankan ke depan tegas beliau meyakinkan.

Beliau juga menjelaskan tentang hal-hal lain seputar sejarah Syarikat Islam pada masa sebelum Indonesia merdeka, masa kemerdekaan hingga hari ini.

Kunjungan di akhiri dengan foto bersama antara ke dua belah pihak dan sebelum berpisah pak Hamdan Zoelva juga mengundang balik civitas akademika terutama pak rektor untuk datang mengunjungi Indonesia dan Syarikat Islam akan sangat merasa terhormat.

Lakukan Kunjungan Balasan, Syarikat Islam dan LSM Turki Gulirkan Kerjasama Pendidikan

BERITATURKI.COM, Istanbul – Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan adalah salah satu kunci kemajuan peradaban suatu bangsa. Menyadari dan meyakini hal tersebut, Syarikat Islam melakukan kerjasama dengan Insan Vakfi, salah satu lembaga terkemuka di Turki yang bergerak di bidang pendidikan.

Kerjasama yang digulirkan tersebut berupa pembangunan berbagai Sekolah dan Universitas di Indonesia dengan menggunakan instrumen wakaf dan investasi.

Pada kunjungan balasan Syarikat Islam Wakaf ke kantor pusat Insan Vakfı pada Selasa, 8 Oktober 2019, di Istanbul, rencana kesepakatan pembangunan berbagai institusi pendidikan di gulirkan.

Hamdan Zoelva, Ketua Umum DPP Syarikat Islam, menyampaikan bahwa dalam pertemuan delegasi Syarikat Islam dengan pimpinan Insan Vakfì, dicetuskan bahwa pendirian Sekolah Islam Internasional di Indonesia mendapat sambutan hangat dari Insan Vakfì, dan Insyaa Allah akan di realisasikan dalam waktu dekat.

Hamdan menegaskan bahwa kerjasama bidang pendidikan dengan Turki adalah kolaborasi strategis, dimana pengalaman panjang dua bangsa dalam pendidikan dan pengembangan SDM, dapat dipadukan untuk membentuk insan Indonesia yang berakhlaq dan berilmu.

Sinan Aktaş, Presiden Insan Vakfi, dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan antusiasnya terkait sinergi pengembangan edukasi dengan Syarikat Islam. Sinan memuji dan yakin bahwa para pakar dan akademisi Indonesia dan Turki dapat melakukan langkah bersama dalam membangun dua bangsa dan umat manusia di muka bumi.

Insan Vakfi merupakan salah satu lembaga kemanusiaan dan badan amal yang didirikan di Turki pada tahun 1999. Organisasi non-pemerintah ini berkonsentrasi dalam bidang pendidikan, khususnya beasiswa dan penyedia asrama bagi para pelajar yang tersebar di Ankara, Istanbul, Konya, dan di berbagai kota lainnya di Turki. Tercatat sebanyak 1.200 beasiswa bagi pelajar Turki dan 200 beasiswa bagi pelajar asing telah disalurkan oleh Insan Vakfi.

Bermula dari pendirian dapur umum selama 10 bulan tanpa henti setelah terjadinya musibah gempa di kawasan Marmara pada tahun 1999, Insan Vakfi terus berkontribusi tanpa henti dalam bidang kemanusiaan. Mulai dari penyaluran bantuan gempa Van hingga konflik kemanusiaan yang terjadi di Suriah, Insan Vakfi selalu berusaha menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dan senantiasa terdepan dalam hal-hal yang berkaitan dengan kemanusiaan.

Adapun Syarikat Islam (SI) didirikan pada tanggal 16 Oktober 1905 dengan nama Sarekat Dagang Islam (SDI) oleh Haji Samanhudi. SDI merupakan organisasi yang pertama kali lahir di Indonesia, pada awalnya Organisasi yang dibentuk oleh Haji Samanhudi dan kawan-kawan ini adalah perkumpulan pedagang-pedagang Islam yang menentang politik Belanda memberi keleluasaan masuknya pedagang asing untuk menguasai komplar ekonomi rakyat pada masa itu.

Oleh pimpinannya yang baru Haji Oemar Said Tjokroaminoto, nama SDI diubah menjadi Sarekat Islam (SI) pada tahun 1912. Hal tersebut dilakukan agar organisasi tidak hanya bergerak dalam bidang ekonomi, namun juga dalam bidang lain seperti politik.(Yn)

sumber: beritaturki.com

Syarikat Islam Gandeng Lembaga Turki Dirikan Sekolah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Syarikat Islam melakukan kerja sama dengan Insan Vakfi, salah satu lembaga  di Turki yang bergerak di bidang pendidikan. Kerja sama ini untuk membangun berbagai Sekolah dan Universitas di Indonesia dengan menggunakan instrumen wakaf dan investasi.

Pada kunjungan balasan Syarikat Islam Wakaf ke kantor pusat Insan Vakfı Selasa, (8/10) di Istanbul, rencana kesepakatan pembangunan berbagai institusi pendidikan  digulirkan. Ketua Umum DPP Syarikat Islam Hamdan Zoelva menyampaikan  dalam pertemuan tereebut rencana pendirian Sekolah Islam Internasional di Indonesia mendapat sambutan hangat dari Insan Vakfì. Pembangunan itu rencananya akan direalisasikan dalam waktu dekat.

Hamdan menegaskan kerja sama bidang pendidikan dengan Turki adalah kolaborasi strategis. Pengalaman panjang dua bangsa dalam pendidikan dan pengembangan SDM, dapat dipadukan untuk membentuk insan Indonesia yang berakhlak dan berilmu.

Sinan Aktaş, Presiden Insan Vakfi, dalam menyampaikan antusiasnya terkait sinergi pengembangan edukasi dengan Syarikat Islam. Sinan memuji dan yakin bahwa para pakar dan akademisi Indonesia dan Turki dapat melakukan langkah bersama dalam membangun dua bangsa dan umat manusia di muka bumi.

sumber: republika.co.id

Syarikat Islam Gandeng Lembaga Turki Dirikan Sekolah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Syarikat Islam melakukan kerja sama dengan Insan Vakfi, salah satu lembaga  di Turki yang bergerak di bidang pendidikan. Kerja sama ini untuk membangun berbagai Sekolah dan Universitas di Indonesia dengan menggunakan instrumen wakaf dan investasi.

Pada kunjungan balasan Syarikat Islam Wakaf ke kantor pusat Insan Vakfı Selasa, (8/10) di Istanbul, rencana kesepakatan pembangunan berbagai institusi pendidikan  digulirkan. Ketua Umum DPP Syarikat Islam Hamdan Zoelva menyampaikan  dalam pertemuan tereebut rencana pendirian Sekolah Islam Internasional di Indonesia mendapat sambutan hangat dari Insan Vakfì. Pembangunan itu rencananya akan direalisasikan dalam waktu dekat.

Hamdan menegaskan kerja sama bidang pendidikan dengan Turki adalah kolaborasi strategis. Pengalaman panjang dua bangsa dalam pendidikan dan pengembangan SDM, dapat dipadukan untuk membentuk insan Indonesia yang berakhlak dan berilmu.

Sinan Aktaş, Presiden Insan Vakfi, dalam menyampaikan antusiasnya terkait sinergi pengembangan edukasi dengan Syarikat Islam. Sinan memuji dan yakin bahwa para pakar dan akademisi Indonesia dan Turki dapat melakukan langkah bersama dalam membangun dua bangsa dan umat manusia di muka bumi.

sumber: republika.co.id